TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM
Makalah ini
disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah
Ilmu Pendidikan Islam
Dosen pengampu : Sutrisno M.Pd.

Di Susun Oleh :
1.
Abdin Nur Khaqiqi 11114329
2.
Muslikhatun 11114341
JURUSAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
FAKULTAS TARBIYAH
DAN ILMU KEGURUAN (FTIK)
INSTITUT AGAMA
ISLAM NEGERI (IAIN)
SALATIGA
2016
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur
kami penjatkan ke hadirat Allah S.W.T.
atas rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini
dengan judul Konsep Toleransi Antar Beragama dengan sebaik-baiknya, meskipun
masih jauh dari kata kesempurnaan. Shalawat beserta salam kami curahkan kepada
Rasulullah S.A.W.
Dalam menyelesaian
makalah ini kami berusaha untuk melakukan yang terbaik.Tetapi kami menyadari
bahwa dalam menyelesaikan makalah ini masih banyak terdapat kekurangan. Oleh
karena itu kami mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan dan penyempurnaan
makalah kami yang akan datang.
Dengan terselesaikannya
makalah ini, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat
dalam proses pembuatan makalah ini yang telah memberikan dorongan, semangat dan
masukan.
Semoga apa yang kami
tulis ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan masyarakat pada umumnya, serta
mendapatkan ridha dari Allah S.W.T. Amin.
Salatiga, 13 Maret 2016
DAFTAR ISI
Halaman Judul
Kata Pengantar.................................................................................................
1
Halaman Daftar Isi...........................................................................................
2
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah......................................................................
3
B. Rumusan Masalah................................................................................
3
C. Tujuan..................................................................................................
3
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Tujuan Pendidikan.............................................................
4
B. Fungsi Tujuan Pendidikan Agama Islam............................................
6
C. Macam-macam Tujuan Pendidikan Agama Islam
.............................. 7
D. Arah tujuan pendidikan islam..............................................................
9
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan..........................................................................................
10
B. Daftar Pustaka.....................................................................................
11
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan
merupakan hal yang sangat penting dan sangat mendasar yang diperlukan manusia.
Di Indonesia banyak ragam atau macam pendidikan baik secara formal, informal,
non formal, pendidikan usia dini, pendidikan Agama dan lain-lain. Semua
pendidikan mempunyai fungsi, tujuan dan metode-metode tertentu untuk mewujudkan
suatu visi dan misi dalam sebuah pendidikan tersebut. Namun kita seringkali
tidak memahami bagaimanakah tujuan pendidikan itu sendiri. Bahkan kita sebagai
calon pengajar dalam pendidikan Agama kebanyakan masih belum mengetahuinya.
Untuk itu dalam makalah ini kami akan membahas tentang tujuan pendidikan Agama
Islam.
B. Rumusan Masalah
1. Apakah
pengertian tujuan?
3.
Apakah
macam-macam tujuan pendidikan islam?
4.
Apakah
arah tujuan pendidikan islam?
C. Tujuan
1. Untuk
mengetahui pengertian tujuan.
2. Untuk
mengetahui fungsi dari tujuan pendidikan islam.
3.
Untuk mengetahui
macam-macam tujuan pendidikan islam.
4.
Untuk
mengetahui arah tujuan pendidikan islam.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Tujuan Pendidikan
Tujuan artinya sesuatu yang dituju, yaitu yang akan dicapai dengan
suatu kegiatan atau usaha. Sesuatu tujuan akan berakhir, bila tujuannya sudah
tercapai. Kalau tujuan itu bukan tujuan akhir, kegiatan berikutnya akan
langsung dimulai untuk mencapai tujuan selanjutnya dan terus begitu sampai
kepada tujuan akhir.[1]
Tujuan pendidikan ialah suatu yang
hendak dicapai dengan kegiatan atau usaha pendidikan. Bila pendidikan berbentuk
pendidikan forma, tujuan pendidikan itu harus tergambar dalam suatu kurikulum.
Pendidikan formal ialah pendidikan yang disengaja, diorganisir dan direncanakan
menurut teori tertentu, dalam lokasi dan waktu yang tertentu pula, melalui
suatu kurikulum.
Tujuan pendidikan Islam ialah kepribadian
Muslim, yaitu suatu kepribadian yang seluruh aspeknya dijiwai oleh ajaran
islam. Orang yang berkepribadian Muslim dalam Al-Quran disebut “Muttaqun”.
Karena itu pendidikan Islam berarti juga untuk pembentukan manusia yang
bertaqwa. Pendidikan tersebut sesuai dengan pendidikan Nasional yang dituangkan
dalam tujuan pendidikan nasional yang akan membentuk manusia pancasila yang
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.[2]
Tujuan adalah sasaran yang akan
dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang yang melakukan sesuatu kegiatan. [3]Dan
tujuan juga merupakan sesuatu yang diharapkan tercapai setelah sesuatu usaha
atau kegiatan selesai. Maka, pendidikan karena merupakan suatu usaha kegiatan
yang berproses melalui tahap-tahap dan tingkatan-tingkatan, tujuannya bertahap
dan bertingkat. Tujuan pendidikan bukanlah suatu benda yang berbentuk tetap dan
statis, tetapi ia merupakan suatu keseluruhan dari kepribadian seseorang,
berkenaan dengan seluruh aspek kehidupannya.[4]
Menurut Abdurrahman Saleh Abdullah mengatakan dalam
bukunya “Educational Theory a Qur’anic Outlook”, bahwa pendidikan Islam
bertujuan untuk membentuk kepribadian sebagai kholifah Allah swt. Atau
sekurang-kurangnya mempersiapkan ke jalan yang mengacu kepada tujuan akhir.
Tujuan Islam menurutnya dibangun atas tiga komponen sifat dasar manusia yaitu:
1) Tubuh 2) Ruh 3) Akal yang masing-masing harus dijaga. [5]
1. Tujuan Pendidikan dalam arti luas.
Tujuan dalam arti luas,
setiap pengalaman belajar dalam hidup dengan sendirinya terarah (self-directed)
kepada pertumbuhan. Tujuan pendidikan tidak berada di luar pengalaman belajar,
tetapi terkandung dan melekat didalamnya. Misi atau tujuan pendidikan yang
tersirat dalam pengalaman belajar memberi hikmah tertentu bagi pertumbuhan
seseorang. Dengan demikian, pendidikan sebagai keseluruhan pengalaman belajar
dalam hidup berada dalam harmoni dengan cita-cita yang diharapkan oleh
kebudayaan hidup. Dengan demikian, dengan ditinjau dari tujuannya, maka
pendidikan dalam arti luas adalah pertumbuhan. Oleh karena setiap pengalaman
belajar tersirat tujuan pendidikan tertentu, dan pengalaman belajar yang sama
tidak selamanya mempunyai tujuan yang memberikan hikmah yang sama bagi setiap
orang, serta pendidikan adalah keseluruhan pengalaman belajar yang beraneka
ragam, maka jumlah tujuan dalam pendidikan menjadi tidak terbatas (open-ended).
Tujuan pendidikan tidak ditentukan dari luar harus begini (atau begitu), akan
tetapi ditentukan sendiri oleh pengalam-pengalaman belajar yang beraneka ragam
hikmahnya bagi pertumbuhan yang mengandung banyak kemungkinan. Semuanya itu
menyebabkan tujuan-tujuan dalam keseluruhan pengalaman belajar menjadi tidak
terbatas dan tidak direkayasa dari luar prose yang terjadi dalam
pengalaman-pengalam belajar itu sendiri.
2. Tujuan Pendidikan dalam arti sempit.
Dalam pengertian
sempit, tujuan pendidikan tidak melekat bersatu dalam setiap proses pendidikan,
tetapi dirumuskan sebelum proses pendidikan berlangsung, dengan demikian di
luar proses pendidikan. Selain itu, rumusannya membatasi diri pada penguasaan
kemampuan-kemampuan tertentu yang diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas
hidup kelak dikemudian hari. Sehubungan dengan hal itu, maka pendidikan
merupakan penyiapan seseorang untuk dapat memainkan peranan secara tepat dalam
melaksanakan tugas-tugas hidupnya, baik dalam melaksanakan tugasnya sebagai pekerja
(occupation-oriented), maupun tugas hidup sebagai manusia (training
for life). Jadi jelas, bahwa tujuan pendidikan terbatas atau dalam arti
semit pada penguasaan pengetahuan, keterampilan dan sikap tertentu yang sesuai
dengan jenis peranan professional dan sosial yang diharapkan dapat dimainkan
dengan tepat.
3. Tujuan Pendidikan dalam
arti luas terbatas.
Tujuan pendidikan dalam
arti luas terbatas, mencakup
tentang tujuan-tujuan pendidikan yang bersifat sosial, yakni tujuan
pendidikan yang menggambarkan peranan pendidikan dalam memelihara dan membangun
kehidupan bersama dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan kata
lain, tujuan-tujuan pendidikan yang bersifat sosial menyatakan fungsi atau
sumbangan hasil pendidikan dalam bentuk orang-orang terpelajar dalam usaha
memelihara dan membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dengan demikian, tujuan-tujuan yang bersifat sosial merupakan tujuan-tujuan
pendidikan yang bersifat strategis atau makro.[6]
B. Fungsi Tujuan Pendidikan Islam
Dalam kegiatan pengajaran harus
mempunyai tujuan, karena setiap kegiatan yang tidak mempunyai tujuan tidak akan
mempunyai arah yang jelas. Tujuan yang jelas dan berguna akan membuat orang
terarah dan sungguh-sungguh. Semua kegiatan harus berorientasi pada tujuannya.
Segala daya dan upaya pengajaran harus dipusatkan pada pencapain tujuan itu.
Bahan pengajaran metode dan teknik pelaksanaan kegiatan pengajaran, sarana dan
alat yang dipergunakan harus dapat menunjang tercapainya tujuan pengajaran
harus berfungsi sebagai:
1.
Titik
pusat perhatian dan pedoman dalam melaksanakan kegiatan pengajaran,
2.
Penentu
arah kegiatan pengajaran
3.
Titik
pusat perhatian dan pedoman dalam menyusun rencana kegiatan pengajaran,
4.
Bahan
pokok yang akan dikembangkan dalam memperdalam dan memperluas ruang lingkup
pengajaran,
5.
Pedoman
untuk mencegah atau menghindari penyimpangan kegiatan.
Selain itu fungsi dari tujuan
adalah:
1.
Mengakhiri
usaha
2.
Mengarahkan
usaha
3.
Merupakan
titik pangkal untuk mencapai tujuan-tujuan lain, baik merupakan tujuan-tujuan
baru maupun tujuan-tujuan lanjutan dari tujuan pertama.
4.
Memberi
nilai sifat dari usaha-usaha itu.[7]
C. Macam-macam Tujuan Pendidikan Islam
1.
Tujuan umum
Tujuan
Umum yaitu tujuan yang akan dicapai dengan semua kegiatan pendidikan. Baik dengan
pengajaran atau dengan cara lain. Tujuan itu meliputi aspek kemanusiaan yang
meliputi sikap, tingkah laku, penampilan, dll.
Tujuan
umum pendidikan islam menurut al-abrasy yaitu:
Untuk mengadakan pembentukan akhlaq
yang mulia.
a. Persiapan
untuk kehidupan dunia dan kehidupan akhirat.
b. Persiapan
untuk mencaririzki dan pemeliharaan segi menfaat atau yeng lebih terkenal
dengan nama tujuan vocasional dan profesional.
c. Menumbuhkan
semangat ilmiah pada pelajar dan memuaskan keingintahuan dan memungkinkan ia mengkaji
ilmu demi ilmu itu sendiri.
d. Menyiapkan
pelajar dari segi profesional, tekhnikal, dan pertukangan supaya dapat
menguasai profesi tertentu, dan keterampilan tertentu agar dapat ia mencari
rizki dalam hidup disamping memelihara segi kerohanian dan keagamaan.[8]
2.
Tujuan khusus
Tujuan
khusus adalah perubahan-perubahan yang didingini yang merupakan bagaian yang
termasuk dibawah tiap tujuan umum pendidikan. Dengan kata lain gabungan
pengetahuan, keterampilan, pola-pola tingkahlaku, sikap, nilai-nilai dan kebiasaan
yang erkandung dalam tujuan akhir atau tujuan umum pendidikan, yang tanpa
terlaksananya maka tujuan akhir dan tujuan umum juga tidak akan terlaksana
dengan sempurna.[9]
3.
Tujuan Akhir
Tujuan
Akhir yaitu bahwa pendidikan Islam berlangsung selama hidup, maka tujuan hidup
terdapat pada waktu hidup di dunia ini telah berakhir pula. Mati dalam keadaan
berserah diri kepada Allah sebagai muslim yang merupakan ujung dari takwa
sebagai akhir dari proses hidup jelas berisi kegiatan pendidikan. Inilah akhir
dari proses pendidikan itu yang dapat dianggap sebagai tujuan akhirnya. Insan
yang mati dan akan menghadap Tuhannya merupakan tujuan akhir dari proses
pendidikan Islam.[10]
4.
Tujuan sementara
Tujuan
Sementara yaitu tujuan yang akan dicapai setelah anak didik diberi sejumlah
pengalaman tertentu yang direncanakan dalam suatu kurikulum pendidikan formal.
5.
Tujuan
operasional
Tujuan Operasional yaitu tujuan yang akan dicapai
dengan semua kegiatan pendidikan baik dengan pengajaran atau dengan cara lain.
Dalam tujuan operasional ini lebih banyak dituntut dari anak didik suatu
kemampuan dan keterampilan tertentu. Misalnya, ia dapat berbuat, terampil
melakukan, lancar mengucapkan, mengerti, memahami, meyakini, dan menghayati
adalah soal kecil.[11]
E. Arah Tujuan Pendidikan Islam
1. Individual
2. Sosial
3. Profesional
BAB III
KESIMPULAN
Tujuan
artinya sesuatu yang dituju, yaitu yang akan dicapai dengan suatu kegiatan atau
usaha. Sesuatu tujuan akan berakhir, bila tujuannya sudah tercapai. Kalau
tujuan itu bukan tujuan akhir, kegiatan berikutnya akan langsung dimulai untuk
mencapai tujuan selanjutnya dan terus begitu sampai kepada tujuan akhir. Tujuan
pengajaran berfungsi sebagai: Titik pusat perhatian dan pedoman dalam
melaksanakan kegiatan pengajaran, Penentu arah kegiatan pengajaran dan
Titik pusat perhatian dan pedoman dalam menyusun rencana kegiatan pengajaran.
Macam-macam
Tujuan Pendidikan Islam terdiri dari tujuan umum, tujuan khusus, tujuan Akhir, tujuan
sementara dan tujuan operasional
DAFTAR PUSTAKA
Arief, Armai. Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam. Jakarta:
Ciputat Pers. 2002.
Daradjat , Zakiah. Ilmu
Pendidikan Islam. Jakarta: PT Bumi Aksara. 2011.
Hidayatullah, Syarif. Metodologi Pengajaran Agama Islam. Jakarta:
Proyek Pembinaan Perguruan
Tinggi Agama. 1981.
Langgulung, Hasan. Manusia Dan Pendidikan Sutu Analisa Psikologi
Filsafat Dan Pendidikan.
Jakarta: Pt. Pustaka Al-Husna Baru. 2004.
Marimba, Ahmad D. Pengantar Filsafat Pendidikan Islam.
Bandung: PT. Al- Ma’arif. 1990.
Uhbiyati, Nur. Ilmu Pendidikan Islam (IPI) Untuk IAIN, STAIN,
DAN PTAIS. Bandung: Cv. Pustaka
Setia. 2005.
[1]Syarif
Hidayatullah, Metodologi Pengajaran Agama Islam, Jakarta: Proyek
Pembinaan Perguruan Tinggi Agama, 198, 60.
[2]Zakiah Daradjat,
Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: PT
Bumi Aksara, 2011, 30.
[3]Nur Uhbiyati, Ilmu
Pendidikan Islam (IPI) Untuk IAIN, STAIN, DAN PTAIS, Bandung: Cv. Pustaka
Setia, 2005, 19.
[4]Zakiyah Drajat,
Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Bulan Bintang, 1996, 29.
[5]Armai Arief, Pengantar
Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam, Jakarta: Ciputat Pers, 2002, 18-19.
[6]Ahmad D.
Marimba, Pengantar Filsafat Pendidikan Islam, Bandung: PT. Al-Ma’arif,
1990, 45-56.
[7]Ahmad D.
Marimba, Pengantar Filsafat Pendidikan Islam,.., 56.
[8]Hasan
Langgulung, Manusia Dan Pendidikan Sutu Analisa Psikologi Filsafat Dan
Pendidikan, Jakarta: Pt. Pustaka Al-Husna Baru, 2004, 51.
[9]Hasan
Langgulung, Manusia Dan Pendidikan Sutu Analisa Psikologi Filsafat Dan
Pendidikan,.., 53.
[10]Zakiah Daradjat,
Ilmu Pendidikan Islam,.., 31.
[11]Zakiah Daradjat,
Ilmu Pendidikan Islam,..., 32.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
mohon kritik dan sarannya guys..
biar bisa menjadikan my blog ini lebih baik..
thank you